
Waktu menunjukkan malam dini hari, di sebuah ruang makan di sebuah rumah tua bergaya art deco bekas kolonial belanda, terjadi sebuah perundingan yang mempertaruhkan sebuah negara yang telah bosan ditindas oleh bangsa lain. Di ruang tersebut terisi beberapa orang dengan semangat juang yang membara di dalam diri mereka masing-masing.





